Software buatannya di beli hacker mahasiswa ini hampir Dipenjara
Thinkbuntu.blogspot.com, Pennsylvania - Seorang
mahasiswa di Amerika Serikat (AS) dihukum tiga tahun percobaan setelah software
besutannya dijual di situs marketplace. Kok bisa?
Ternyata software yang diciptakannya memiliki
fungsi berbahaya yang dapat membuka celah bagi para penjahat siber (cyber
criminal) untuk meretas smartphone Android.
Morgan Culbertson, mahasiswa Carnergie Mellon
University, Pennsylvania, AS, menciptakan sebuah aplikasi bernama Dendroid
yang mampu mengontrol smartphone Android dari jarak jauh. Ia kemudian
menjualnya di pasar bebas cyber crime Darknode.com.
Sebagaimana dilaporkan Silicon dari Associated
Press, Kamis (9/2/2017), aplikasi tersebut dibeli oleh seorang hacker seharga
US$ 400 atau sekitar Rp 5,3 juta dan dipakai untuk meretas 1.500 smartphone.
Karena tindakannya itu, Culbertson wajib
menjalani 300 jam pelayanan masyarakat. Pria berusia 22 tahun ini
'terselamatkan' dari hukuman penjara karena argumennya di pengadilan.
Dalam pembelaanya, ia berkilah bahwa ia
menggunakan kemampuannya meretas hanya sebatas untuk menguji kemampuannya,
bukan berniat untuk meretas. Culbertson mengaku menyesal atas
tindakannya tersebut.
"Aku betul-betul minta maaf atas apa yang aku
lakukan. Hal ini akan terus menghantuiku seumur hidup," ujarnya.
Sayangnya, tak diketahui berapa banyak smartphone
yang sudah terinfeksi oleh software buatan Culbertson. Pasalnya,
aplikasi Dendroid itu dikabarkan telah dikopi dan dipakai untuk
menyerang 450.000 ponsel lain.

Komentar
Posting Komentar